Seri PVB01 Bushing DU berlapis PTFE yang melumasi sendiri terdiri dari bantalan polos logam-polimer yang melumasi sendiri yang tersusun dari lapisan baja, lapisan perantara perunggu berpori, dan lapisan geser berlapis PTFE. Jenis bushing ini banyak digunakan di seluruh sistem otomotif, mesin industri, dan hidrolik.
Karena kinerja bushing DU berlapis PTFE sangat bergantung pada lapisan geser PTFE yang tipis untuk mengurangi gesekan, pemasangan yang tidak tepat dapat menurunkan kinerja atau menyebabkan kegagalan mekanis dini. Panduan ini menguraikan prosedur pemasangan yang benar, spesifikasi teknis utama, dan kesalahan berisiko tinggi yang harus dihindari.
Memahami struktur komposit bushing DU menjelaskan mengapa penanganan yang hati-hati sangat penting:
![]()
Lapisan Pelapisan: Pelapisan tembaga, pelapisan timah, atau pelapisan seng
Lapisan Perantara Perunggu Berpori: Memberikan konduktivitas termal dan menahan lapisan polimer.
Lapisan Geser PTFE / Timbal: Lapisan permukaan gesekan rendah (biasanya tebal 0,01 mm hingga 0,03 mm) yang dirancang untuk operasi kering atau dengan pelumasan minimal.
Kesalahan: Menggunakan palu standar atau palu lunak langsung pada permukaan ujung bushing.
Mengapa Gagal: Dampak langsung akan menyebabkan kerusakan tepi baja, mengelupas atau retak lapisan PTFE bagian dalam, dan mendistorsi sambungan belah, menghancurkan konsentrisitas.
Metode yang Benar: Selalu gunakan alat bertingkat yang dipandu yang dipasang pada press hidrolik atau mekanis.
Kesalahan: Mencoba melakukan reaming atau honing diameter dalam setelah pengepresan untuk mencapai kesesuaian yang lebih longgar.
Mengapa Gagal: Reaming mengikis lapisan pelumas mandiri PTFE yang tipis. Setelah dihilangkan, perunggu atau baja telanjang langsung bergesekan dengan poros, menyebabkan penggaraman dan penyitaan yang cepat.
Metode yang Benar: Penutupan dimensi ID direkayasa ke dalam perhitungan press-fit. Sesuaikan toleransi lubang rumah (Memberikan dudukan radial yang optimal) atau toleransi poros (f7/h8) alih-alih mengerjakan lapisan bushing.
Kesalahan: Mengepres bushing ke dalam lubang rumah yang tajam dan tidak berchamfer atau meninggalkan gerinda logam dan kotoran.
Mengapa Gagal: Tepi rumah yang tajam mengikis lapisan baja luar, menciptakan gerinda yang membuat bushing tidak sejajar. Partikel kotoran yang terperangkap di belakang lapisan menciptakan titik tinggi lokal di permukaan dalam.
Metode yang Benar: Kerjakan chamfer masuk 20°+/-5° pada lubang rumah dan bersihkan gerinda serta degrease secara menyeluruh sebelum pemasangan.
Kesalahan: Mengisi bushing dengan gemuk kental yang mengandung aditif EP padat (seperti MoS₂) atau membersihkan dengan pelarut kimia yang agresif.
Mengapa Gagal: Pelarut tertentu melemahkan ikatan perunggu-ke-PTFE. Aditif padat yang kental dapat menyumbat matriks perunggu berpori, mencegah pembentukan film transfer PTFE normal pada poros pasangan.
Metode yang Benar: Bushing DU beroperasi paling baik dalam keadaan kering. Jika pelumasan perakitan awal diperlukan, oleskan lapisan tipis minyak mineral ringan atau pelumas sintetis yang disetujui produsen.
Kesalahan: Menyelaraskan sambungan belah memanjang langsung di zona beban utama.
Mengapa Gagal: Menempatkan belahan di zona beban maksimum menyebabkan defleksi lokal dan keausan yang dipercepat di sepanjang jahitan.
Metode yang Benar: Posisikan sambungan belah 90 ° menjauh dari arah beban radial utama.
| Spesifikasi Standar | Catatan | Toleransi Lubang Rumah |
| H7 | Memberikan dudukan radial yang optimal | Toleransi Poros |
| f7/ h8 (Beban Ringan) | Memastikan jarak target pasca-press | Chamfer Masuk Rumah |
| 0,8 mm - 1,2 mm×20° | Mencegah pengikisan tepi selama penyisipan | Alat Pemasangan |
| Mandrel Bertingkat / Alat Press | Melindungi permukaan luar dan dalam | Daftar Periksa Ringkasan |
Kontak Person: Ms. Catherine Hu
Tel: 86-13867374571
Faks: 86-573-84027072